Baru beberapa hari belakangan saya menjadi anggota dari mailing list startuplokal. Di mailing list tersebut para anggota sharing mengenai IT Project Management Tools yang pernah dipakai. Tulisan saya kali ini mencoba merangkum mengenai hasil sharing tersebut dan menambahkan opini saya mengenai tools tersebut.

 

Saya pernah coba pakai tools ini. Konsepnya si project manager bisa bikin task yang kemudian dibagi-bagi ke anggota project. Anggota project bisa ganti status dari tasknya, udah beres atau belum. Basecamphq sangat sederhana dan cocok untuk agile project.

 

Zoho
Belum pernah benar-benar menggunakan tools ini. Saya pribadi kurang suka tampilannya, terlalu ‘kotak’. Tapi fiturnya lumayan lengkap untuk project IT, seperti Gant Charts, Development Wikis, Milestone Management, Bug Tracking,Group Calendars, Project Forums.

 

Huddle
Yang ini pernah pake, tampilannya bagus. Fiturnya ada task management, calendar, discussion, file management, dan whiteboard. Tapi nampaknya bukan khusus untuk project IT. Tidak ada fasilitas seperti bug tracker.

 

aplikasi baru buatan #startuplokal Indonesia.
konsepnya yaitu memberi kemudahan bagi anggota project untuk mengetahui/memberi tahu tentang:
– “what’s going on (on our project)”
– “what have (we/you/I) done”
– “what is (our/your/my) problem”
– “what are (we/you/I) going to do next”

 

Belum pernah coba. Katanya bagus untuk agile programming, enak untuk komunikasi antara analyst – programmer – designer.

 

Comindwork
Mirip seperti zoho dan redmine.

 

Fiturnya mirip-mirip seperti zoho. Tampilannya sederhana. Redmine ini saya pakai ketika saya riset di KK biomedik.

 
 

Tools lain yang berguna untuk project IT:

 

Bug tracker

 

Mantis
Dari hasil sharing, katanya Mantis ini enak banget untuk bug tracker. Level-level role-nya jelas, bisa kirim email ke semua manager kalau ada task baru/closed task, ada plugin, yang akan mengirim email ‘teror’ pagi, siang, dan sore jika ada deadline dalam 2 hari lagi.

 

Code management

 

Git
Katanya Git lebih baik dibandingkan SVN. Dengan Git, developer DIWAJIB-kan membuat message setiap commit, jadi setiap activity well documented. Kalau di git semua dilakukan locally terlebih dahulu dan bisa commit setiap saat, walau tanpa koneksi internet. Nanti jika developer sudah online baru di push/pull ke server. Jadi developer bisa rollback atau commit kapan saja. Git menganut konsep distributed version control ya, shingga developer bisa commit di local sendiri baru semuanya dipush ke server. Bedanya dengan svn biasa, svn adalah centralized version control, sehingga jika developer mau rollback atau commit harus connect ke server.
Git juga bisa connect ke Mantis, jadi kalau ada message commit misal “Fixed #123” maka otomatis di mantis bug nomer 123 itu berubah jadi resolved. Lalu bisa send email juga, jadi project manager bisa menelusuri hasil commit para developer tanpa perlu ke situs atau git log. Message commitnya juga bisa dipush ke twitter.

 

Beberapa kali pakai ini untuk code management. Developer bisa pakai ini kalau males setup svn server sendiri. Ada fitur tambahannya juga, seperti wiki, blog, dsb.

 
 

Sekian mengenai project management tools, jika ada yang ingin dikritik atau ditambahkan monggo kasih komentar.
Semoga bermanfaat ya. Semangat!