Pada tulisan kali ini, saya akan berbagi alasan-alasan yang membuat saya ingin menjadi guru/dosen.

Berbagi ilmu

Berbagi ilmu itu sangat-sangat istimewa. Ketika kita berbagi sesuatu hal yang bersifat materi, maka materi tersebut bisa saja habis dibagikan. Tetapi jika kita berbagi ilmu, ilmu tersebut tidak akan pernah habis, malah akan semakin banyak. Dan hebatnya ilmu tersebut akan bertambah secara exponensial. Misalnya, saya berbagi ilmu ke dua orang, lalu dua orang tersebut berbagi ke masing-masing dua orang, selanjutnya enam orang tersebut berbagi lagi ke orang lainnya, dan seterusnya. Bisa dibayangkan kan istimewanya ilmu.. Subhanallah kan?!

Salah Satu Sarana untuk Berdakwah di Jalan Allah

Menjadi pendidik merupakan kesempatan bagi kita untuk menyampaikan kebenaran dan berdakwah di jalan Allah SWT

Sampaikanlah kebaikan itu, walaupun hanya satu ayat (Al-hadist).

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada
yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.
Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara
mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”
QS.Ali-Imran [3] : 110


Salah Satu Sarana untuk Membantu Sesama

Menjadi pendidik juga merupakan salah satu sarana untuk membantu sesama, bagaimana dengan ilmu yang kita miliki dapat dibagi kepada orang lain dan membuat kehidupan mereka menuju arah yang lebih baik.

Beliau Saw. bersabda, “Sebaik-baik manusia yang paling bermanfaat untuk manusia.”HR. ath-Thabrani

Beliau Saw. Bersabda, “Manusia yang paling dicintai Allah Swt. adalah yang paling bermanfaat untuk manusia.”HR. ath-Thabrani

Pahala yang Terus Mengalir

Selama ilmu yang dibagi digunakan dan bermanfaat bagi orang lain, maka Insya Allah pahala dan kebaikan akan terus mengalir untuk kita.

“Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).

“Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapat pahala seperti pahala mereka yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka (yang mengikutinya) sedikit pun. Dan barangsiapa mengajak kepada kesesatan, maka dia mendapat dosa seperti dosa mereka yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka (yang mengikutinya) sedikit pun.” HR. Muslim

Always feel fulfilled and content

Ntahlah kalo yang satu ini dirasakan oleh yang lain. Tapi ketika saya berbagi dengan orang lain atau membantu orang lain, saya merasa puas dan senang. Rasa puas ketika kita dapat membantu orang lain itulah yang tidak dapat tergantikan..😀

Salah Satu Sarana untuk Membangun Bangsa

Kunci kemajuan suatu bangsa terletak pada pendidikan. (Fukuzawa Yukichi. Bapak Pendidikan Modern Jepang)

Maka bagi Anda yang ingin turut berpartisipasi untuk membangun bangsa, jadilah pendidik.

Motivasi untuk Selalu Belajar dan Memperbaiki Diri

Melihat peserta didik yang bersemangat belajar akan menjadi motivasi kita untuk selalu memberikan yang terbaik untuk mereka.Selain itu, menjadi pendidik berarti kita akan menjadi seorang panutan dan teladan bagi orang lain.Hal ini akan mendorong kita untuk selalu memperbaiki diri, selalu belajar, selalu mencari hal baru agar dapat berbagi kepada orang lain.

Punya Cukup Waktu di Rumah dan Tetap Memaksimalkan Potensi Kita Agar Bermanfaat Bagi Orang Lain

Nah, ini sebenarnya alasan yang agak pribadi bagi saya namun memberikan motivasi yang cukup kuat bagi saya untuk menjadi pendidik.

Sebagai perempuan, saya mengerti bahwa kodrat saya adalah untuk mengurus keluarga. Di Indonesia, paradigma bahwa seorang ibu harus berada di rumah masih cukup kuat. Sebagai seorang anak yang mempunyai ibu yang bekerja di luar rumah, membuat saya juga ingin menjadi ibu rumah tangga. Tetapi, kondisinya adalah, saya mempunyai seorang adik yang saat ini masih SD dan kedua orang tua saya sudah hampir mencapai umur pensiun. Lalu siapa yang akan membiayai pendidikan adik saya jika kedua orang tua saya sudah pensiun? Tentunya saya mempunyai kewajiban sebagai seorang kakak untuk memastikan adik saya mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan, minimal hingga S1. Hal ini yang membuat saya berpikir, kira-kira profesi apa yang saya sukai, memiliki penghasilan, namun tetap mempunyai banyak waktu untuk keluarga. Dan profesi pendidik memenuhi semua syarat tersebut.

Jika Anda menjadi guru, maka Anda akan memiliki jam kerja yang sama dengan waktu sekolah anak Anda. Jika Anda menjadi dosen, maka Anda bebas mengatur jam kerja Anda agar tetap memiliki cukup waktu untuk keluarga. Dan enaknya lagi, ketika anak Anda libur sekolah, pekerjaan Anda juga libur. Anda tidak perlu repot-repot menyesuaikan jadwal cuti agar bisa liburan dengan keluarga.

Salah Satu Sarana Belajar Mendidik Anak

Sebelum nantinya Anda akan mempunyai dan mendidik anak Anda sendiri, Anda dapat belajar mendidik anak-anak lain. Anda akan dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menghadapi peserta didik, dimana dibutuhkan strategi khusus untuk menghadapinya. Pengalaman ini tentunya akan sangat berharga untuk mendidik anak dalam keluarga. Di samping itu, jika Anda memiliki profesi sebagai pendidik, Anda akan aware terhadap trend, tantangan, ancaman yang sedang terjadi di dunia peserta didik. Sehingga Anda dapat mempersiapkan anak Anda untuk menghadapi hal tersebut.

Awet Muda

Katanya sih, karena banyak berinteraksi dengan siswa atau mahasiswa yang lebih muda, pendidik bisa ikutan awet muda. Hehe..

Beberapa alasan di atas sebenarnya lebih fokus ke profesi guru atau dosen. Masih banyak sebenarnya manfaat lain dengan menjadi pendidik. Pada intinya, saya melihat posisi seorang pendidik itu adalah posisi yang sangat strategis. Anda bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi agama, keluarga, orang sekitar, dan bangsa. Banyak hal yang bisa Anda dapatkan dengan menjadi pendidik.  Namun memang sayangnya profesi ini masih belum cukup dihargai di negeri ini. Padahal, ga bisa dibayangkan apa jadinya negeri ini tanpa pendidik. Jadi pendidik juga ga boleh dan ga bisa setengah-setengah. Harus memantapkan niat, dijalankan dengan sepenuh hati dan semangat yang tinggi. Do it with passion! Jadi, untuk Anda yang masih ragu-ragu mau jadi pendidik atau ngga, segera mantapkan niat Anda karena ada super banyak manfaat yang akan Anda dapatkan dengan menjadi pendidik.

Tulisan ini saya tulis untuk teman saya ghifar, inay dan bayu yang sedang dan akan segera menjalani profesi yang mulia. Semangat ya kawan. Anda akan segera menjalani sebuah profesi yang Insya Allah akan selalu dikelilingi dengan kebaikan. Semoga Allah memudahkan jalan kalian. Doakan saya segera menyusul ya.. Hehe..