Bagi para pelajar atau pendidik, penelitian tentunya bukan hal yang asing untuk didengar. Para mahasiswa harus melakukan penelitian dalam bentuk tugas akhir, tesis, ataupun disertasi sebagai salah satu persyaratan kelulusan. Para dosen pun juga melakukan penelitian untuk menemukan hal-hal baru dan memberikan kontribusi terhadap bidangnya masing-masing.

Tentunya banyak tantangan yang ditemui ketika melakukan penelitian, misalnya sulit dalam mencari bahan, motivasi yang menurun, stuck pada suatu poin tertentu, dan sebagainya. Ketika saya mengikuti mata kuliah Metode Penelitan, dosen saya memberikan suatu paper yang berisi mengenai tips-tips dalam melakukan penelitian. Setelah membaca paper tersebut, hal yang pertama kali terpikir adalah, “Ah, seharusnya saya melakukan ini ketika saya mengerjakan tugas akhir.” Kali ini, saya akan mencoba untuk berbagi tips-tips yang saya dapatkan dari paper tersebut.

Membuat Jurnal Penelitian

Jurnal penelitian ini digunakan untuk menyimpan log aktivitas penelitian dan ide-ide mengenai penelitian. Hal-hal yang perlu untuk dicatat antara lain hipotesis, masalah-masalah yang ditemukan, solusi yang mungkin untuk diterapkan, catatan mengenai paper yang telah dibaca, ide-ide, referensi, dan outline dari penelitian Anda. Terkadang sangat berguna untuk menuliskan quote yang inspiratif dalam catatan untuk menjaga semangat dan motivasi dalam melakukan penelitian. Yang terpenting adalah Anda harus secara rutin membaca jurnal ini supaya Anda tetap fokus, lingkup pengerjaan tidak melebar, mengingatkan Anda terhadap apa yang sudah dilakukan dan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Membaca Paper

Pada awalnya, mungkin Anda akan merasa kewalahan dalam membaca sekian banyak paper atau artikel yang terkait dengan penelitian Anda. Dengan terbatasnya waktu, tidak mungkin bagi Anda untuk membaca seluruh paper tersebut. Maka dari itu, Anda harus selektif dalam memilih paper/artikel yang akan Anda baca. Baca judul dan kata kunci paper/artikel. Jika cukup relevan dengan penelitian Anda, lanjutkan dengan membaca abstraksi. Jika abstraksi masih relevan dengan penelitian Anda, lanjutkan dengan membaca bagian Pendahuluan dan Kesimpulan. Dengan membaca bagian Abstraksi, Pendahuluan, dan Kesimpulan, Anda sudah mendapatkan mengenai tujuan, gambaran langkah-langkah, serta hasil dari penelitian yang ada pada paper. Bagi Anda yang masih mencari topik untuk penelitian, Anda dapat membaca bagian future works untuk melihat penelitian apa yang disarankan untuk melengkapi hasil yang telah didapatkan penulis. Anda hanya perlu untuk membaca keseluruhan paper jika apa yang Anda lakukan benar-benar mirip dengan penelitian pada paer atau ketika Anda ingin mengetahui secara spesifik mengenai penelitan tersebut.

Setiap kali Anda telah selesai membaca paper, jangan lupa untuk membuat catatan pada Jurnal Penelitian Anda. Hal ini akan sangat berguna ketika Anda ingin butuh untuk menelusuri kembali sumber dari suatu ide atau topik. Selain itu, penting untuk melakukan pengarsipan sehingga mudah untuk ditemukan ketika Anda butuh untuk membaca kembali paper/artikel tersebut.

Jika Anda merasa kesulitan untuk menemukan sumber paper/artikel, cobalah mencari melalui situs Google Scholar atau Citeseer. Agar Anda tidak merasa bosan, berjalan-jalan mengunjungi perpustakaan bisa jadi merupakan pilihan yang tepat bagi Anda untuk mencari referensi penelitian.🙂

Menjaga Motivasi

Motivasi seringkali dijadikan ‘kambing hitam’ bagi para peneliti ketika penelitiannya terhenti pada suatu titik tertentu. Tidak ada yang salah mengenai hal ini, karena memang pada dasarnya motivasi sangat mempengaruhi kemajuan dari suatu kegiatan. Mungkin yang belum dipahami adalah bagaimana cara untuk menjaga agar motivasi penelitian tetap terjaga dan tidak dijadikan sebagai alasan tertundanya suatu kegiatan.

Agar Anda tetap termotivasi, buatlah target-target harian, mingguan, dan bulanan yang harus Anda capai. Lakukan evaluasi terhadap ketercapaian target tersebut dan langkah-langkah yang harus Anda lakukan agar target tersebut terpenuhi. Pasang jadwal penelitian dan count down di tempat yang eye-catching. Saling mengingatkan dan memotivasi antar anggota tim penelitian juga akan membantu untuk menjaga motivasi dan flow pengerjaan penelitian.

Sedikit cerita ketika saya mengerjakan tugas akhir. Kebetulan ada seorang teman yang menjadi asisten di lab yang sama dan kami memilih pembimbing yang sama untuk pengerjaan tugas akhir. Kami sering bertukar cerita mengenai pengerjaan tugas akhir masing-masing dan tanpa sadar itu menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk menyelesaikan tugas akhir. Bahkan ketika dia bertanya, “Sudah sampai dimana, Vin?”, saya langsung bersemangat untuk mengerjakan TA karena tidak ingin didahului.😛 Ternyata hal ini cukup menjaga motivasi kami hingga pada akhirnya presentasi proposal, seminar, pra sidang, dan sidang kami selalu pada hari yang sama.😀

Terus-Menerus Melakukan Perbaikan

Agar penelitian yang Anda lakukan terjaga kualitasnya, Anda perlu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terus-menerus. Yang paling efektif untuk dilakukan adalah melakukan review hasil pengerjaan, baik dengan rekan satu tim penelitian, teman, atau dosen pembimbing. Di ITB contohnya ada forum diskusi untuk mahasiswa TA yang dihadiri oleh dosen pembimbing dan mahasiswa lain yang topiknya bersesuaian. Yang paling sederhana untuk dilakukan, mintalah teman Anda untuk menjadi rekan dalam melakukan peer-review. Anda memeriksa apa yang rekan kerjakan dan rekan memeriksa apa yang Anda kerjakan.

Sedikit cerita lagi, sebelum saya melakukan presentasi TA, saya selalu melakukan latihan presentasi dengan teman saya. Kami saling memberikan feedback, baik tentang gaya ataupun materi presentasi yang akan disampaikan. Dan ternyata memang ada banyak hal yang masih luput dari perhatian saya ketika mempersiapkan presentasi. Dengan melakukan review seperti ini, tentunya persiapan presentasi TA saya jadi lebih baik.😀

Mengikuti Perkembangan Penelitian

Untuk mengikuti perkembangan penelitian dapat dilakukan dengan cara mengikuti konferensi dan workshop, mendaftar pada portal penyedia paper & jurnal, mengelola feed dari situs terkait, dan sebagainya. Hal ini penting dilakukan bagi para peneliti sebagai sarana untuk mendiskusikan ide, memastikan bahwa penelitiannya memang belum pernah dilakukan, serta agar peneliti mengetahui sudah sampai sejauh mana penelitian yang telah dilakukan (having a good sense of current state of research).

Sekian saja tips-tips penelitian yang berhasil saya rangkum. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Tetap semangat!! ^_^

Sumber :

Marie desJardins. 1995. How to succeed in graduate school: a guide for students and advisors.